RUMAH BATIK ADI BUSANA

RUMAH BATIK ADI BUSANA

Bila dulu orang hanya mengenakan batik pada acara-acara formal, saat ini mereka mengenakannya kapan dan di mana saja. Fleksibilitas kain tradisional ini membuat batik banyak digemari saat ini.

     Busana dari kain batik yang biasa dikenakan hanya dalam acara-acara formal atau menjadi pakaian dinas bagi pegawai negeri kini kembali populer. Para penggunanya pun lebih beragam, tidak seperti dulu yang dimonopoli orang tua. Banyaknya produk batik kontemporer yang model, motif, maupun bahannya beragam, membuat anak muda tidak lagi merasa risih berbusana batik. Berbagai jenis model busana mulai dari pakaian santai, pakaian kerja, sampai pada gaun malam menggunakan kain batik.

     Tidak hanya pakaian resmi dan kasual, batik juga bisa dikenakan sebagai hiasan interior rumah. Mulai dari gorden, sarung bantal, sampai taplak meja. "Batik bisa dikemas menjadi bentuk apa saja. Bahannya ringan dan warnanya juga natural, jadi tidak sulit untuk dimodifikasi.

     Tentang batik, kain ini memang tidak hanya ditampilkan dalam bentuk helaian. Batik bisa dimodifikasi menjadi pakaian dengan model-model terbaru atau tren fashion masa kini.

     Rumah Batik Adi Busana, yang beralamat di Bekonang Solo, yang tinggal satu-satunya pengrajin di wilayah ini. Di dirikan oleh bapak Harsono sejak tahun 1970an sampai sekarang masih melestarikan kerajinan batik tulis, printing dan cap.

     Kain yang dipergunakan juga hanya kain katun dan sutra, dengan menggunakan pewarnaan alami yang menjadikan batik lebih natural. Dengan hasil produksi sendiri Rumah Batik Adi Busana masih dapat melestarikan batik, bahkan produksinya sudah sampai keluar pulau jawa diantaranya Bali, Sumatera dan Medan.

     Rumah Batik Adi Busana juga menyediakan kemeja batik, blus batik, celana batik, rok batik, daster, bahan batik & kebaya untuk fashion.
Tren  batik yang mulai bangkit di dalam negeri ternyata juga berpengaruh positif pada  ekspor batik ke mancanegara.

     Fleksibilitas kain tradisional ini membuat batik banyak digemari. Tak heran, mulai dari kalangan pejabat hingga ibu rumah tangga kini mulai gemar mengenakan batik.

Ada beberapa Tips Merawat Batik dari Rumah Batik Adi Busana ;
- Keluarkan dari lemari dan diangin-anginkan.

- Mencuci batik :
Gunakan 'buah lerak' yang di rendam dalam air hangat, diremas-remas sampai   berbusa kemudian tambahkan air secukupnya dan siap untuk mencuci batik   atau menggunakan 'daun dilem' dengan proses yang sama dengan 'buah lerak'   dimana aroma daun ini dapat mencegah binatang kecil yang merusak jaringan.

- Hindari menjemur batik di bawah sinar matahari langsung, disarankan dengan   cara diangin-anginkan saja / di tempat teduh.

- Saat menjemur disarankan tidak asal menjemur saja(harus rapi) agar bila   kering tidak perlu disetrika.

- Sesudah kain kering, kemudian di simpan dalam lemari yang telah di beri   seikat akar wangi.
Demikan sedikit tips merawat batik semoga batik kesayangan anda bisa lebih tahan lama, yang bisa anda wariskan ke anak cucu kelak....