Sukseskan, Visit Jawa Tengah 2013

24 Juni 2012
Sukseskan, Visit Jawa Tengah 2013

Visit Jateng 2013, sebuah program yang di canangkan pemerintah Jawa Tengah, JatengPromo selaku media informasi bisnis dan wisata di Jawa Tengah dan DIY turut andil dalam mensukseskan Visit Jawa Tengah 2013 dengan menyediakan berbagai informasi up to date yang ada di Jawa Tengah.

Jawa Tengah dikenal sebagai tempat yang  mengagumkan dengan keindahan panorama, sejarah, budaya dan  warisan seni leluhur. Sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia. Visit Jateng 2013 sudah dicanangkan akhir pekan lalu (26/5) di Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah bersamaan dengan penyelenggaraan Borobudur Interhash 2012. Tentu yang menjadi fokus perhatian semua pihak adalah upaya-upaya agar agenda besar ini sukses. Pada era cepat dan dinamis, sikap pesimistis atau merasa kalah sebelum bertanding bukanlah sikap yang tepat. Semua pihak harus merasa bertanggung jawab menyukseskan. Begitu juga kami JatengPromo.Com sebagai media informasi di Jawa Tengah.

Tujuan Visit Jateng 2013 sangat jelas terutama untuk menyedot kedatangan wisatawan domestik dan internasional. Kesuksesan Visit Jateng 2013 bukan saja tanggungjawab Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, melainkan kita semua yang bergantung pada semangat bahu-membahu multisektoral. Tanpa soliditas sinergi dan kerja sama lintas sektoral, agenda tersebut bisa-bisa hanya menjadi slogan tanpa pencapaian yang nyata.

Target angka wisatawan yang ingin dicapai pada Visit Jateng Year 2013 sudah ditetapkan 25 juta  wisatawan domestik dan 500 ribu untuk wisatawan manca. Sedang angka rata-rata kunjungan wisatawan domestik di Jawa Tengah sendiri saat ini 21 juta per tahun dan wisatawan mancanegara 300 ribu per tahun.Tidak mudah untuk mencapai target itu jika tidak didukung dengan kesiapan infrastruktur, baik infrastruktur fisik maupun masyarakatnya. Persiapan sumber daya manusia tidak terbatas pada personel di sektor pariwisata dan institusi-institusi terkait pariwisata, melainkan juga seluruh warga masyarakat Jawa Tengah yang siap menyambut wisatawan sebagai tamu terhormat.

Karakter warga sebagai masyarakat sadar wisata itu akan sangat mendukung dan sekaligus mampu menutup kekurangan-kekurangan pada infrastruktur fisik. Dan sangat disadari, masih banyak kekurangan pada sarana fisik untuk penunjang pariwisata, misalnya kelayakan bandara dan pelabuhan sebagai gerbang internasional. Kekurangan sarana fisik adalah pekerjaan rumah bersama, dan semua itu akan berhasil apabila dilandasi dengan iktikad baik dan optimisme.